Kembali ke Blog
Blog28 Juni 2026

Berapa Biaya Membuat Website UMKM di Tahun 2026?

Banyak pemilik usaha ingin memiliki website, tetapi masih ragu untuk memulai karena menganggap biayanya mahal.

Berapa Biaya Membuat Website UMKM di Tahun 2026?

Pertanyaan seperti berikut sering muncul:

"Berapa biaya membuat website?"

"Apakah harus menyiapkan jutaan rupiah?"

"Apakah ada cara yang lebih terjangkau?"

Jawabannya tergantung pada jenis website yang Anda butuhkan.

Mari kita bahas satu per satu.

1. Biaya Domain

Domain adalah alamat website Anda, misalnya:

Harga domain bervariasi tergantung ekstensi yang dipilih.

Perkiraan harga per tahun:

  • .com : Rp150.000 – Rp250.000

  • .id : Rp200.000 – Rp350.000

  • .co.id : Rp250.000 – Rp400.000

Biaya ini dibayarkan setiap tahun untuk memperpanjang kepemilikan domain.

2. Biaya Hosting

Hosting adalah tempat menyimpan seluruh data website.

Untuk website UMKM, biaya hosting umumnya berkisar:

  • Shared hosting: Rp300.000 – Rp1.500.000 per tahun.

  • VPS: mulai Rp1.500.000 per tahun ke atas.

Semakin besar trafik dan kebutuhan website, biasanya semakin tinggi pula biaya hosting yang diperlukan.

3. Biaya Pembuatan Website

Biaya pembuatan website sangat bervariasi.

Beberapa pilihan yang umum:

Website Freelancer

Biasanya berkisar antara:

Rp2.000.000 hingga Rp15.000.000 tergantung kompleksitas.

Website Agency

Biayanya dapat dimulai dari:

Rp5.000.000 hingga puluhan juta rupiah.

Platform Website Instan

Saat ini tersedia platform yang memungkinkan UMKM memiliki website dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Biasanya menggunakan sistem berlangganan bulanan atau tahunan.

Pilihan ini cocok bagi bisnis yang ingin fokus menjalankan usaha tanpa harus memikirkan aspek teknis.

4. Biaya Tambahan yang Perlu Dipertimbangkan

Selain domain dan hosting, beberapa biaya tambahan mungkin diperlukan:

  • Email bisnis.

  • Maintenance website.

  • SSL tambahan.

  • Jasa SEO.

  • Integrasi pembayaran.

  • Pengembangan fitur baru.

Namun tidak semua bisnis membutuhkan seluruh biaya tersebut di awal.

Apakah Membuat Website Harus Mahal?

Tidak.

Saat ini UMKM dapat memiliki website profesional tanpa mengeluarkan biaya besar.

Yang paling penting adalah memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Jika tujuan Anda adalah:

  • Meningkatkan kredibilitas.

  • Menampilkan katalog produk.

  • Menerima pesanan online.

  • Memperkuat branding.

Maka Anda tidak selalu membutuhkan website dengan biaya puluhan juta rupiah.

Website Adalah Investasi

Banyak pelaku usaha melihat website sebagai biaya.

Padahal website lebih tepat dianggap sebagai investasi.

Website membantu:

  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.

  • Memperluas jangkauan pasar.

  • Mendatangkan pelanggan dari Google.

  • Memperkuat identitas bisnis.

Dalam jangka panjang, manfaat tersebut dapat jauh lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan.

Kesimpulan

Biaya membuat website di tahun 2026 sangat beragam, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Pilihan terbaik adalah menyesuaikannya dengan kebutuhan dan tahap perkembangan bisnis Anda.

Yang terpenting, jangan menunda membangun kehadiran digital hanya karena menganggap website selalu mahal.

Karena saat ini memiliki website profesional sudah jauh lebih mudah dan terjangkau dibandingkan sebelumnya.